Gatomon - Digimon

Jumat, 17 Juni 2016

Mencinta dalam diam



Seorang laki-laki yang cuek dan terlihat tidak peduli,namun berisi Nampak asyik mencoretkan pensil di atas selembar kertas yang barusaja di robeknya dari sebuah buku tulis teman sebangkunya.
Laki-laki yang biasa di panggil Andrian itu memang menyukai dunia tulis menulis,bukan sekedar menulis nama wanita yang tengah di taksir dengan di kelilingi gambar hati seperti laki-laki kebanyakan, namun ia memang menulis untuk menyalurkan semua aspirasi dan khayalannya.
Andrian senang menulis cerita pendek,menulis novelet dan tentu saja novel.walau masih Sekedar dokumentasi pribadi dan belum ia publikasikan kepada khalayak ramai, baginya semua tulisanya masih sangat mentah dan belum layak untuk ia tindak lanjuti lebih jauh dengan mengirimkannya ke penerbit. Ah, itu urusan gampang! Yang susah itu ya bagaimana caranya agar bisa menuangkan semua yang ada di dalam kepalanya dengan lebih bebas.
Tapi akhir-akhir ini ia jauh lebih menyukai puisi, padahal dulu ia sama sekali tak menyukai cabang dunia tulis menulis yang satu itu menurutnya puisi itu cengeng, terlalu lebay dan berkesan gombal. Puisi yang biasanya hanya digunakan oleh para pemain cinta untuk menjerat hati mangsanya yang masih polos.
Tapi tidak di sangka, saat ia benar-benar merasakan apa itu jatuh cinta, ia pun membantingstir dan mulai menulis puisi. Tak tanggung-tanggung, dalam sepuluh menit saja ia sudah bisa menulis tiga puisi pendek dengan aroma cinta yang tebal.
***
Adinda. Siswi berbakat yang di kagumi oleh para siswa di sekolahan,bahkan sekolah tetangga pun tahu siapa dia. Entahlah, sebulan belakangan ini Andrian mulai tergila-gila padanya.  Padahal selama ini ia tak pernah meliriknya sedikit pun.
Bintang amatlah indah
                   Sinarnya cantik,menghiasi malam
                                 Dan kau, lebih indah dari sekedar bintang
  Kau lebih indah darinya.
‘’Adinda..’’ bisiknya dengan seulas senyum sambal mencium selembar kertas yang sudah ia tuangi isi hatinya itu.
               Adinda, dia itu manis dan perawakan tubuhnya yang mungil dan juga hyper aktif membuat setiap langkahnya mengundang perhatian, dimana-mana selaluada pandangan memuja dari semua laki-laki. Baik yang masih lajang atau yang sudah memiliki pacar. Termasuk Andrian.
                Andrian masih jomblo dan baru kali ini merasa tertarik pada seseorang idola sekolah. Adinda yang begitu menggoda dan manis. Itulah penilaian Andrian terhadap Adinda, Kapten tim Voly sekolah yang sudah menjadi ‘Bintang’ di sekolahnya.
               Rasa cinta Andrian kepada Adinda sang idola sekolah hanya di pendam dan tidak pernah di utarakan dengan sepucuk surat atau kata-kata sekalipun. Andrian memilih untuk diam dan melihat Adinda dengan decak kagum.

2 komentar:

  1. Mencintai diam-diam emang nyesek banget.. tapi seharusnya cinta tuh diungkapkan, apalagi cowok.. jangan takut ditolak!

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahaha... makasih komentarnya Raya :D
      makasih juga saran buat kekurangan si karakter di atas :D

      Hapus

 

Layar Kehidupan Template by Ipietoon Cute Blog Design